Pemanfaatan AI untuk pendidikan anak usia dini memiliki tantangan tersendiri. Materi pembelajaran bukan hanya harus menarik secara visual tetapi juga sederhana, memiliki nilai edukatif, dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Karena itu, penggunaan teknologi tetap membutuhkan kreativitas dan pemahaman pendidik terhadap karakter anak didiknya.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh Resmisari Dewi, S.Sos, M.Pd pengajar sekaligus pimpinan PAUD Imanda. Ia mengapresiasi inisiatif Fikom Unisba yang dinilai relevan dengan kebutuhan tenaga pendidik saat ini agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkannya dalam proses pembelajaran.
Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi tetapi mampu mengolahnya menjadi bagian dari kreativitas pembelajaran. Dongeng, lagu, gambar, dan video dapat dikembangkan dengan bantuan AI menjadi bahan ajar yang lebih variatif dan menarik bagi anak.


