Rektor juga mengajak mahasiswa memanfaatkan berbagai program kampus, seperti Program Kreativitas Mahasiswa dan lebih dari 30 UKM serta organisasi kemahasiswaan. “Organisasi adalah simulasi dunia nyata yang melatih disiplin, manajemen konflik, dan problem solving,” katanya. Ia menegaskan, Unisba terus bertransformasi melalui digitalisasi pendidikan dan internasionalisasi program akademik berbasis nilai Islam, sekaligus menanamkan akhlakul karimah, integritas, dan tanggung jawab sosial. “Kita ingin mencetak Sarjana Muslim yang bukan hanya ikut arus tetapi pengarah arus; bukan hanya mengikuti zaman tetapi penentu zaman,” tegasnya. “Jadikan masa studi di Unisba sebagai ladang ibadah, ruang perjuangan, dan tempat pertumbuhan jati diri sebagai khalifah di muka bumi,” tutupnya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., menyampaikan bahwa dari 420 perguruan tinggi di Jawa Barat dan Banten, baru 16 yang meraih akreditasi unggul, salah satunya Unisba. “Ini menunjukkan tata kelola Unisba sudah berada pada level unggul. Kalian patut berbangga menjadi bagian dari universitas ini,” ujarnya.


