“Keberlanjutan kesehatan hanya dapat dicapai ketika akademisi, sistem pelayanan kesehatan, dan masyarakat bersinergi untuk membangun masa depan yang lebih sehat dan tangguh,” ujar Santun.
BICMHS 2026 menghadirkan pembicara dari Indonesia dan sejumlah negara, yakni Assoc. Prof. Dr. Julie Saunders dari University of Western Australia, Australia; Assoc. Prof. Dr. Lelly Yuniarti, S.Si., M.Kes. dari FK Unisba; Ms. Emelyn A. Singson, RPh dari Goldenstate University, Filipina; Prof. Dr. Roy Rillera Marzo dari Curtin University Malaysia; serta drg. Citra, MARS yang mewakili RS Welas Asih, Jawa Barat.
Santun juga mengajak para pemakalah, peneliti, dan peserta memanfaatkan BICMHS sebagai ruang untuk menyampaikan hasil penelitian, mendiskusikan temuan, membangun jejaring lintas negara, serta membuka peluang kerja sama.
“Semoga konferensi ini menjadi ruang pertukaran yang melahirkan gagasan kreatif dan kerja sama strategis untuk memajukan kesehatan berkelanjutan,” katanya.


