KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID – Isu kesehatan berkelanjutan menjadi perhatian utama dalam Bandung International Conference on Medical and Health Sciences (BICMHS) 2026 yang digelar Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba). Memasuki rangkaian Milad ke-22, kegiatan ini mempertemukan akademisi dan praktisi kesehatan dari berbagai negara untuk membahas keterkaitan antara dampak sosial, kepedulian lingkungan, dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Tahun ini, BICMHS mengangkat tema “Academic Synergy for Sustainable Health: Bridging Social Impact, Environmental Awareness, and Scientific Progress”. Konferensi berlangsung di Oakwood Hotel Merdeka Bandung, Sabtu (3/10/2026).
Dekan FK Unisba, Dr. Santun Bhekti Rahumah, dr., M.Kes., M.M., mengatakan tema tersebut menjadi bagian penting dalam melihat persoalan kesehatan secara lebih luas. Menurutnya, tantangan kesehatan di tengah perubahan global tidak cukup dijawab melalui kemajuan klinis tetapi membutuhkan pendekatan yang mempertemukan ilmu pengetahuan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kebermanfaatan bagi masyarakat.


