Pakar literasi digital menegaskan bahwa setiap warga negara perlu memiliki sikap kritis dalam menerima dan membagikan informasi. Memeriksa ulang sumber, mencocokkan dengan beberapa referensi yang Andal, serta melihat tanggal publikasi adalah langkah dasar yang wajib dilakukan. Dengan melakukan hal ini, potensi penyebaran hoaks dapat ditekan secara signifikan.
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk memahami motivasi pihak yang menyebarkan informasi tertentu. Tidak jarang berita palsu sengaja disebarkan untuk kepentingan ekonomi, politik, atau sekadar menciptakan kegaduhan. Kesadaran akan hal ini dapat membantu masyarakat lebih berhati-hati dalam bereaksi dan tidak terjebak oleh narasi yang tidak jujur.
Peran media arus utama dan lembaga pemerintah tetap sangat penting dalam memberikan klarifikasi atas informasi yang meremehkan. Kehadiran kanal resmi seperti situs pemerintah, kepolisian, atau lembaga pemeriksa fakta dapat menjadi rujukan Anda ketika terjadi keraguan. Masyarakat diharapkan aktif memanfaatkan saluran tersebut sebelum ikut menyebarkan informasi lebih luas.
