Program ini juga dikembangkan selaras dengan nilai keislaman yang menjadi keunggulan FK Unisba. Keteraturan waktu makan, aktivitas, paparan cahaya, serta tidur memiliki titik temu dengan pesan mengenai keteraturan siang dan malam yang berulangkali disebutkan dalam Al Quran, sekaligus dengan ilmu modern mengenai ritme sirkadian atau jam biologis.
Hasil SALAM SEHAT Tamansari selanjutnya akan didiseminasikan melalui publikasi ilmiah pengabdian kepada masyarakat dan dipresentasikan pada konferensi internasional BICMHS pada Oktober 2026. Tim juga akan mengevaluasi data perilaku dan luaran kesehatan yang telah dikumpulkan serta mempelajari keberlanjutan perubahan setelah insentif dihentikan.
Dengan hasil tersebut, SALAM SEHAT Tamansari berpotensi dikembangkan menjadi salah satu praktik baik (best practice) promosi kesehatan berbasis behavioral science yang lahir dari masyarakat. Program ini juga diharapkan dapat direplikasi dan disesuaikan dengan konteks komunitas lain untuk mendukung pencegahan penyakit kronis di Indonesia.(askur/nmn)***


