“Untuk menghasilkan lulusan yang unggul secara keilmuan sekaligus berakhlak Islami, kami menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang menghasilkan sumber daya manusia kompeten dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas dan kuantitas dosen, mutu penerimaan mahasiswa baru, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dengan penguatan nilai Islam.
Terkait karakter mahasiswa PSPPA, Suwendar berharap lulusan mampu menguasai ilmu farmasi dan menerapkannya di masyarakat, disertai akhlak mulia serta menjadi pribadi yang faqih fiddin.
Dalam menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan kolaboratif, FMIPA menerapkan prinsip good university governance yang berlandaskan nilai-nilai Islam, meningkatkan kapasitas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, serta membangun suasana belajar yang terbuka dan kondusif.