Penelitian dengan pendekatan Religious Studies itu dilakukan sejak 2022 hingga 2024. Untuk menuntaskan seluruh risetnya, Halim didampingi tiga guru besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yakni Prof. Dr. H. Zaenal Mukarom, M. Si., CICS., Prof. Dr. M. Fakhruroji, M.Ag., dan Prof. Mohammad Taufiq Rahman, M.A., Ph.D.
“Temuan penting lain, kajian Agama dan Media dengan paradigma kritis mengadopsi teori-teori modernisme, posmodernisme, dan posstrukturalisme,” jelas mantan jurnalis dari stasiun SCTV tersebut. “Selain itu, penelitian juga mengulik kreativitas dalam merancang program talk show di televisi dan literasi media kepada seluruh lapisan masyarakat.”
Selain mantan jurnalis, Halim dikenal sebagai penulis, dosen, periset, konsultan media, dan sutradara film-film dokumenter. Ia pernah meraih Piala Citra kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik pada Festival Film Indonesia 2015. Saat ini, ia mengajar di Universitas Mathla’ul Anwar Banten, Telkom University Bandung, Tanri Abeng University Jakarta, dan Universitas Terbuka. (askur/png)