Prestasinya di bidang keagamaan tak diragukan. Saat SMP, Tiara meraih juara MTQ 5 juz dan tilawah tingkat provinsi. Ketika SMA, ia menjuarai Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) se-Jawa Tengah. Tiara juga aktif mengikuti olimpiade biologi dan berbagai lomba hafalan.
Memilih jurusan Farmasi, Tiara ingin menggabungkan kecintaannya pada Al-Qur’an dan tekad menolong sesama. “Saya diajarkan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Farmasi menjadi jalan saya membantu di bidang kesehatan,” jelasnya. Setelah lulus, Tiara bercita-cita melanjutkan pendidikan apoteker atau S2 Farmasi dan siap merantau untuk pengalaman kerja.
Alasan memilih Unisba pun jelas. “Saya mencari kampus islami yang mendukung hafidz. Di Unisba, mahasiswa bisa berkembang secara akademik dan keagamaan. Beasiswa hafidz memotivasi saya menjaga hafalan sekaligus meringankan beban orang tua,” katanya.