Pelatihan ini diikuti secara antusias oleh 14 orang peserta yang terdiri atas 11 pelaku usaha UMKM olahan pangan, perwakilan Pemerintah Desa, pengurus BUMDes, serta perwakilan Koperasi Rasagalor. Hasil evaluasi pretest dan posttest mencatat adanya kenaikan pemahaman pelaku usaha hingga 100 persen dalam penguasaan adopsi teknologi pemasaran digital dan manajemen usaha.
Kepala Desa Mekarmanik, Nanang Suryana, S.IP, menyambut hangat dan mengapresiasi kontribusi aktif akademisi Unisba dalam membina warganya.
“Kami sangat berterima kasih kepada tim PkM LPPM Unisba atas kepeduliannya merangkul para pelaku usaha di desa kami. Pelatihan ini memberikan wawasan nyata yang sangat dibutuhkan warga, mulai dari pemahaman jaminan produk halal hingga penggunaan TikTok Shop untuk berjualan. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut agar UMKM Desa Mekarmanik bisa mandiri dan menggerakkan roda ekonomi desa secara berkelanjutan,” ungkap Nanang.


