Ia menilai Al-Qur’an dan salat merupakan bagian fundamental dalam kehidupan seorang muslim. Karena itu, pembinaan diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan dan kemampuan membaca, tetapi juga menghasilkan internalisasi nilai yang tercermin dalam perilaku sehari-hari.
“Bukan hanya pengetahuan dan kemampuan psikomotor saja tetapi mudah-mudahan ada internalisasi nilai sehingga mampu memberikan perubahan terhadap karakter Bapak dan Ibu,” ujarnya.
Menurut Helmi, perubahan karakter tersebut pada akhirnya diharapkan memberikan dampak terhadap kualitas pelayanan tenaga kependidikan kepada sivitas akademika.
“Perubahan karakter nantinya akan berdampak pada pelayanan, dan pelayanan yang semakin baik akan menambah rekognisi untuk Universitas Islam Bandung,” tuturnya.
Lebih lanjut, Helmi mengaitkan pembinaan tersebut dengan upaya Unisba membentuk insan yang memiliki karakter 3M.


