Melihat kondisi tersebut, kegiatan PKM ini bertujuan meningkatkan kesehatan para santri melalui sosialisasi dan edukasi PHBS, baik kepada santri maupun orang tua mereka.
Kegiatan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa pemeriksaan dan skrining kesehatan santri putra dan putri serta pemberian obat bagi yang memiliki keluhan kesehatan, yang dilaksanakan pada 24 Juni 2025. Tahap kedua berupa penyuluhan dan pelatihan kepada orang tua santri, disertai pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Penyuluhan disampaikan secara interaktif melalui materi, demonstrasi penggunaan obat, pemutaran video, dan praktik langsung.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 73 santri yang diperiksa, ditemukan 28 orang (38%) mengalami penyakit kulit, dengan 9 orang (12%) di antaranya terduga skabies. Setelah pelaksanaan program edukasi, tingkat pengetahuan peserta meningkat signifikan, dari 46% pada pre-test menjadi 100% pada post-test.