Kegiatan ini menunjukkan pentingnya edukasi perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, tidak hanya bagi para santri tetapi juga bagi para orang tua sebagai pihak yang berperan dalam membentuk kebiasaan sehat di lingkungan pesantren.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 73 santri yang diperiksa, ditemukan 28 orang (38%) mengalami penyakit kulit, dengan 9 orang (12%) di antaranya terduga skabies. Setelah pelaksanaan program edukasi, tingkat pengetahuan peserta meningkat signifikan, dari 46% pada pre-test menjadi 100% pada post-test.
Kegiatan ini menunjukkan pentingnya edukasi perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, tidak hanya bagi para santri tetapi juga bagi para orang tua sebagai pihak yang berperan dalam membentuk kebiasaan sehat di lingkungan pesantren.(askur/png)