Menurut Yassierli, Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan juga meminta untuk memastikan agar setiap tenaga kerja memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan begitu, Indonesia akan menjadi negara yang maju dan sejahtera.
Dalam kesempatan itu, Yassierli berbagi pengalaman lebih dari 10 tahun membantu perusahaan dalam menyeleksi tenaga kerja. Ia menyampaikan bahwa soft skill sering kali dapat dikenali dalam waktu singkat. “Saya bisa melihat hanya dalam 5 menit apakah seseorang cocok untuk suatu pekerjaan, hanya dengan memperhatikan cara berjalan atau sikap terhadap orang lain. Itulah kekuatan soft skill yang tidak dapat diuji secara teknis,” ucap Yassierli.
Yassierli juga menyoroti semangat belajar yang harus dimiliki oleh setiap peserta, di mana keseriusan dalam mengembangkan kompetensi menjadi kunci utama. Ia lantas membagikan kisah inspiratif seorang direktur bank multinasional yang memulai kariernya sebagai operator fotokopi dan berhasil mencapai posisi puncak berkat ketekunan dan semangat belajar yang tinggi.