Terkait penyaluran bantuan, Unisba menetapkan sistem satu pintu guna menjaga transparansi dan akuntabilitas.
“Seluruh sivitas akademika, termasuk alumni dan organisasi-organisasi di Unisba, menyalurkan bantuannya melalui Unisba agar akuntabilitasnya jelas,” jelas Asnita.
Jenis Bantuan
Adapun bantuan yang saat ini diberikan Unisba meliputi tenaga relawan, pendampingan psikologis, serta bantuan logistik sesuai kebutuhan spesifik di lapangan, seperti bahan pangan terdata, susu UHT, pakaian perempuan, perlengkapan lansia, hingga kebutuhan ibu menyusui.
Menutup pernyataannya, Ketua Tim Gugus Tugas Unisba menyampaikan pesan kepada para korban terdampak bencana.
“Pesannya sabar dan ikhlas. Kita bersama-sama akan membantu agar masyarakat bisa pulih kembali,” pungkasnya.
Melalui pembentukan Tim Gugus Tugas Tanggap Bencana, Unisba menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan tridarma, tetapi juga hadir secara nyata dalam situasi kemanusiaan dan kebencanaan.


