“Kemitraan ini bukan sekadar seremoni, tetapi harus diimplementasikan secara konkret agar memberikan nilai manfaat bagi kedua institusi dan masyarakat,” ujarnya.
Ia pun menambahkan bahwa kemitraan ini diharapkan mampu melahirkan insan-insan yang tak hanya cerdas secara keilmuan, tapi juga berakhlak dan bermanfaat bagi umat.
“Insya Allah, ketika ilmu dan iman berjalan seiring, kerja sama ini akan menjadi jalan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.
Sebagai tindak lanjut dari kemitraan ini, pada hari yang sama digelar Diskusi Panel bertema “Celah Keikutsertaan PPAT dalam Kasus Pertanahan dan Penanganan Preventif Sistematikanya”. Acara ini menghadirkan narasumber ahli, antara lain:
-
Prof. Nandang Sambas, S.H., M.H. (Guru Besar FH Unisba)
-
Dr. Lina Jamilah, S.H., M.H. (Dosen FH Unisba)
-
Dr. (cand.) A.A. Leonard Kiuk, S.H., SPN., M.H. (MP3W PPAT Jabar)
-
Dr. Agus Setiawan, S.H., M.Hum., M.Kn. (Dewan Pakar Pengwil IPPAT Jabar)
Diskusi ini dimoderatori oleh Dr. Hj. Aris Yulia, S.H., M.Kn.(ask/png)