“Mahasiswa mengerjakan 11 analisis dan satu desain tapak yang dituangkan ke dalam berbagai luaran, mulai dari laporan survei, laporan fakta dan analisis, laporan akhir, video profil, poster, hingga buklet ringkasan eksekutif. Kami berharap hasil studio ini dapat menjadi bahan diskusi dan alternatif gagasan bagi Pemerintah Kota Banjar dalam penyusunan perencanaan di tingkat kecamatan,” ujar Ira.
Selanjutnya, Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama Unisba, Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjar yang telah memberikan ruang belajar, data, dan pendampingan lapangan bagi mahasiswa PWK Unisba.
Menurutnya, kegiatan studio perencanaan kota tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kurikulum, tetapi juga berfungsi sebagai living laboratory yang melatih mahasiswa agar lebih peka terhadap dinamika ruang hidup masyarakat. Ia juga menyoroti kolaborasi dengan UMKM serta inisiatif penyusunan roadmap pembangunan Kota Banjar dengan pendekatan wellness city yang diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi daerah.


