“Pesantren ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang paripurna—unggul dalam ilmu dan keterampilan, serta berakhlak mulia. Inilah ciri khas yang diharapkan oleh para pendiri, dosen, dan pimpinan Politeknik Al Islam Bandung,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesungguhan peserta dalam menyerap ilmu dan pengalaman selama kegiatan berlangsung. “Semua materi disiapkan untuk membentuk kalian menjadi umat terbaik. Semoga harapan ini bisa terwujud,” tuturnya.
Ketua pelaksana kegiatan sekaligus Kepala Bagian PAIPPK Unisba, Dr. Parihat, Dra., M.Si., menjelaskan bahwa pesantren ini merupakan bagian dari identitas Politeknik Al Islam Bandung yang terus dijaga melalui kolaborasi dengan Unisba.
“Program ini bertujuan membentuk pribadi yang bertakwa, berperilaku islami, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesi sesuai prinsip agama, moral, dan etika. Diharapkan para peserta mampu mengaktualisasikan nilai keislaman dan nasionalisme dalam setiap tugas profesinya, sebagaimana yang ditegaskan dalam QS Ali Imran ayat 110,” jelasnya.