Lebih lanjut, Asnita menyampaikan bahwa Unisba yang telah berusia 67 tahun memiliki 35 program studi jenjang S1 hingga S3 dengan jumlah mahasiswa mencapai sekitar 11.000 orang. Kondisi tersebut menjadi kekuatan sekaligus tantangan di era disrupsi sehingga diperlukan humas yang efektif dan berdaya saing untuk memperkuat komunikasi internal dan eksternal serta memperluas jejaring kerja sama.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Pimpinan dan Kehumasan Unisba, Ratri Rizki Kusumalestari, S.Sos., M.I.Kom., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan wujud komitmen Unisba dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan dan keprotokolan.
“Di era Kampus Berdampak, humas berada di garda terdepan, bukan hanya sebagai pelengkap administrasi tetapi sebagai penggerak utama dalam membangun citra dan reputasi institusi. Pelatihan ini dirancang secara menyeluruh, mencakup keprotokolan, kehumasan, serta pengelolaan informasi publik,” jelasnya.