Ia juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan momentum i’tikaf tidak hanya untuk mendoakan diri sendiri tetapi juga untuk mendoakan kemajuan Universitas Islam Bandung.
“Unisba adalah kampus perjuangan yang terus berikhtiar melahirkan insan cerdas, kompetitif, dan berkarakter. Kami berharap dari kampus ini lahir para pemimpin yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang mendalam atau tafaqquh fiddin,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep tafaqquh fiddin tersebut diterjemahkan dalam nilai-nilai 3M, yaitu Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid, yang menjadi karakter lulusan Unisba.
“Mudah-mudahan para calon Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid ini terus bertambah setiap tahunnya. Mari kita juga berdoa agar Unisba semakin berkembang dan semakin banyak masyarakat yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Unisba,” ujarnya.(ask/png)***