“Bulan Ramadan adalah bulan yang istimewa, bulan di mana ibadah kita harus ditingkatkan dan bulan di mana kita harus banyak memberi. Mudah-mudahan semua amal yang dilakukan pada kegiatan ini diterima oleh Allah SWT,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pesan moral dalam Al-Qur’an, khususnya Surah Ad-Duha, yang menegaskan pentingnya memuliakan anak yatim dan tidak membentak orang yang meminta. Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa merupakan salah satu jalan untuk meraih rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.
Rangkaian Gebyar Ramadan 1447 H
Pada kesempatan yang sama, Ketua LPI3M Unisba, Dr. Parihat, Dra., M.Si., melaporkan bahwa santunan tahun ini diberikan kepada 613 penerima, yang terdiri atas 484 anak yatim dan dhuafa serta 129 guru ngaji.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan nilai kepedulian sosial dan mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus memberikan penghargaan kepada para guru ngaji yang telah mengabdikan diri dalam mengajarkan Al-Qur’an di tengah masyarakat.