Konferensi resmi dibuka oleh Deputy Vice Chancellor (Academic and International) USIM, Y. Bhg. Prof. Dato’ Dr. Nik Salida Suhaila Nik Saleh. Dalam pidatonya, ia menegaskan pentingnya peran ekonomi Islam dalam era transformasi digital. “Ekonomi Islam bukan sekadar alternatif tetapi merupakan jalan menuju keseimbangan antara kemakmuran materi dan kesejahteraan spiritual. Konferensi ini adalah bukti komitmen kita untuk memajukan wacana ekonomi Islam lintas batas negara, kelembagaan, dan disiplin ilmu,” ungkapnya.
Pada hari pertama konferensi, dua Keynote Speech turut mewarnai diskusi. Keynote Speech 1 disampaikan oleh YBrs. Mr. Muhamad Nur, Executive Director Bank Indonesia Representative Office Provinsi Jawa Barat, dengan topik “Strengthening the Role of Central Bank through Digital Disruption.” Sementara itu, Keynote Speech 2 dibawakan oleh YBrs. Encik Munawwaruzzaman bin Mahmud, Head of Shariah Management, Maybank Islamic Berhad Malaysia, yang membahas “Contemporary Shariah Issues Related to Operating Costs of Zakat Distribution by Islamic Financial Institution.”


