Pertemuan ini mempertemukan 500 peserta dari segenap penjuru Jawa Barat bersama para tokoh agama dan pemikir bangsa. KH. M. Anwar Iskandar, Ketua Umum MUI Pusat, membuka wawasan dengan pemaparan yang mendalam dan berwawasan jauh ke depan. Materi yang disampaikan bukan sekadar teori, melainkan panduan nyata menjaga arah dakwah tetap lurus di tengah arus perubahan yang deras.
Gus Ipang Wahid hadir menyampaikan pesan yang menyentuh masa kini. Sebagai cicit pendiri NU, ia mengingatkan bahwa memperbarui ilmu dan menguasai teknologi adalah keharusan. Di era kecerdasan buatan, dakwah tidak boleh tertinggal — justru harus memanfaatkan kemajuan agar pesan kebaikan sampai lebih luas, lebih cepat, dan lebih menyentuh hati.
Ustaz Yusuf Mansur tampil berikutnya menguatkan semangat keikhlasan dan pengabdian. Menutup sesi pemateri, Arie Untung berbagi pengalaman praktis mengelola kegiatan keagamaan sejak 2018. Ceritanya membuka pandangan bahwa dakwah bisa disampaikan dengan berbagai cara, asalkan tujuannya lurus dan niatnya tulus.


