Wapres Ma’ruf dalam kesempatan itu pun menyampaikan tiga pesan. Pertama, ia meminta kepada Kemnaker agar mengembangkan dan menyempurnakan Sistem Informasi Pasar Kerja yang telah ada.
Ia berharap, sistem tersebut mampu mengarahkan dunia pendidikan dan pelatihan untuk mencetak talenta-talenta yang dibutuhkan sekaligus mampu menurunkan biaya perekrutan dan biaya tenaga kerja, sehingga membuat perusahaan menjadi semakin kompetitif.
“Sempurnakan, dan cocokkan keahlian dengan kebutuhan pasar tenaga kerja melalui optimalisasi sistem pemanfaatan ini, sehingga dapat mengurangi kesenjangan antara sisi permintaan dan penawaran tenaga kerja,” ucapnya.
Kedua, ia meminta komitmen bersama terhadap reformasi pasar tenaga kerja Indonesia dengan mempromosikan peluang investasi dan menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia kepada para investor, adanya perbaikan iklim investasi, dan memastikan berlanjutnya reformasi.
