KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID — Baitul Maal Universitas Islam Bandung (BMU) memperlihatkan komitmennya sebagai pengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) yang amanah dan berdampak melalui program unggulan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa. Program ini bukan hanya dukungan pembiayaan tetapi wujud dari cita-cita pendidikan Unisba untuk membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, serta bermanfaat bagi masyarakat. Dalam konteks pendidikan Unisba, pembinaan mahasiswa diarahkan pada tiga peran utama, yaitu menjadi mujahid, mujtahid, dan mujaddid.
Sebagai mujahid (pejuang ilmu), mahasiswa didorong untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan menghadapi tantangan akademik dengan ketekunan dan integritas. Sebagai mujtahid (pengolah dan pengembang ilmu), mahasiswa diarahkan untuk mampu berpikir kritis, menggali pengetahuan, mengembangkan solusi, dan berkontribusi dalam pemecahan masalah sosial. Sementara sebagai mujaddid (pembaharu), mahasiswa diharapkan mampu membawa perubahan positif di masyarakat melalui ide, inovasi, dan tindakan nyata. Ketiga konsep ini menjadi pondasi pembinaan karakter mahasiswa penerima beasiswa BMU agar tumbuh sebagai generasi yang bukan hanya unggul secara akademik tetapi juga relevan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.