KAB. BANDUNG, Pripos Id — Banyak organisasi merayakan usia dengan kemegahan panggung dan pidato dari atas ketinggian. Paguyuban CAGAR memilih jalan yang berbeda pada peringatan satu dekadenya, Jumat 23 Oktober 2026 di Aula Kecamatan Margahayu. Tidak ada panggung tinggi; pemateri duduk di depan menghadap langsung ke peserta, membuka ruang dialog yang menghapus batas antara pembicara dan pendengar. Bagi CAGAR, momen ini bukan perayaan kemenangan, melainkan ruang pengakuan bahwa pendidikan kader yang sesungguhnya dimulai dengan kemampuan duduk sejajar dan mendengarkan suara masyarakat.
Sepuluh tahun bukanlah waktu untuk memamerkan apa yang telah dicapai, melainkan saatnya menoleh ke jalan‑jalan yang pernah dilewati. Selama perjalanannya, CAGAR sering kali berada di tengah‑tengah warga, mendengarkan keluhan tentang jalan rusak, akses bantuan, hingga kesulitan anak‑anak bersekolah. Dari situlah mereka belajar: kekuatan tidak datang dari suara yang paling lantang, tetapi dari kesediaan untuk diam sejenak dan mendengarkan.


