“ADPIKI hadir untuk membangun representasi kolektif dosen dan peneliti ilmu komunikasi, memperkuat legitimasi profesi, serta mengintegrasikan jejaring riset nasional guna meningkatkan daya saing publikasi, inovasi, dan hilirisasi keilmuan komunikasi,” kata Heri Budianto.
Ia menjelaskan keberadaan ADPIKI diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pengajaran dan penelitian ilmu komunikasi yang inovatif, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan teknologi digital dan AI. Selain itu, ADPIKI juga diharapkan menjadi ruang sinergi antara akademisi, pemerintah, industri, dan praktisi komunikasi dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan bangsa, termasuk penguatan literasi publik, tata kelola informasi nasional, demokrasi digital, dan pengembangan industri kreatif.
“Kami ingin ADPIKI menjadi wadah yang mampu menyatukan gagasan, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata ilmu komunikasi bagi masyarakat, bangsa, dan dunia internasional,” ujar Heri.