Menurut purna bakti dari Fakultas Dakwah Unisba ini sama seperti halnya pada tumbuhan maka bakteri fotosintetik juga melakukan reaksi penyusunan senyawa organik dari karbondioksida dengan memanfaatkan energi dari cahaya. Reaksinya akan dimulai dari reaksi terang yang melibatkan penangkapan energi cahaya menggunakan pigmen khusus yang kemudian prosesnya akan berlanjut pada penyusunan senyawa organik dari karbon dioksida.
Selanjutnya Ustad Rakhmat yang produksi pupuknya dilakukan di Garut menjelaskan tentang manfaat PSB untuk tumbuhan, yakni membantu menstimulasi kekebalan tanaman dengan baik. Membuat kulit kayu atau batang yang kuat dan lebih tahan terhadap serangga. Kedua, membantu menstimulasi pertumbuhan akar tanaman untuk berkembang dan bercabang secara baik sehingga menghasilkan serat yang baik. Ketiga, bila digunakan secara teratur dan terus menerus bisa mengurangi pemakaian suplemen. Pupuk bisa dikurangi hingga 50 prosen sehingga menurunkan biaya produksi. Keempat, jika PSB dikombinasi dengan pupuk hasil fermentasi akan meningkatkan produktivitas dan meningkatkan kualitas pupuk. Terakhir, PSB mampu mempercepat tanaman buah untuk berbunga, seperti lemon, tomat, manga, manggis, dan lainnya.