Menurutnya, persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. “Pengelolaan sampah tidak bisa mengandalkan satu teknologi saja tetapi harus saling melengkapi, serta didukung oleh pembangunan aspek sosial masyarakat. Sampah saat ini tidak lagi sekadar limbah tetapi juga sumber daya yang memiliki nilai ekonomi jika dikelola secara tepat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Unisba memiliki potensi besar untuk berperan aktif dalam isu lingkungan melalui pendekatan multidisipliner. Dengan kekuatan pada bidang sosial, keagamaan, kesehatan, hingga ekonomi, Unisba dinilai mampu mendorong inovasi berbasis teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan berdampak langsung bagi masyarakat.(askur/png)