Iswara juga menjelaskan bahwa Jawa Barat memiliki beberapa TPA dan TPPAS, salah satunya adalah TPA Sarimukti yang sudah mulai kelebihan kapasitas, meskipun baru saja diperluas sekitar 6 hektar. “Namun, kapasitas ini tidak akan cukup lama. Oleh karena itu, kami berharap TPPAS Legok Nangka dapat segera beroperasi pada 2025 untuk mengatasi permasalahan sampah di wilayah ini,” harapnya.
Sementara itu, Alfred Zhang, Business Development Manager dari Canvest Environmental Protection Group, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari DPRD Jawa Barat. Dalam presentasinya, Alfred menjelaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah untuk menjajaki kerjasama dalam pengelolaan sampah di TPPAS Nambo, menggunakan teknologi ramah lingkungan yang diusung oleh perusahaannya, yaitu Waste to Energy (WtE).
“Kami menawarkan teknologi pengolahan sampah yang minim polusi dan ramah lingkungan, sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh WHO dan regulasi internasional,” jelas Alfred Zhang, menambahkan bahwa teknologi WtE yang digunakan akan mendukung pengelolaan sampah secara efisien dan berkelanjutan.