Elizabeth juga mendorong mahasiswa untuk lebih peka terhadap isu-isu internasional, memperluas jejaring global, serta aktif meningkatkan kapasitas diri melalui diskusi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam membangun citra Indonesia di mata dunia melalui berbagai profesi dan aktivitas di era digital.
Sementara itu, Koordinator Mata Kuliah Komunikasi Internasional dan Diplomasi Publik, Dr. Ani Yuningsih, Dra., M.Si., mengatakan bahwa kuliah umum tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari praktisi diplomasi. Selain memperkaya pemahaman akademik, kegiatan ini juga memperkuat wawasan global mahasiswa.
Ani berharap pengalaman yang dibagikan narasumber dapat membantu mahasiswa memahami praktik diplomasi publik secara nyata.
“Mahasiswa perlu melihat bagaimana teori yang dipelajari di kelas diterapkan dalam praktik. Melalui kegiatan ini, mereka dapat memperoleh perspektif baru mengenai peran komunikasi internasional dan diplomasi publik dalam membangun reputasi Indonesia di tingkat global,” katanya.


