Forum Film Jawa Barat memandang bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar di sektor perfilman dan industri kreatif. Ribuan komunitas film, sineas muda, rumah produksi independen, akademisi, hingga festival film tumbuh di berbagai daerah. Potensi tersebut dinilai perlu mendapat ruang kolaborasi yang lebih luas melalui lembaga penyiaran publik.
Oleh karena itu, FFJB berharap Standar Pelayanan yang nantinya ditetapkan tidak hanya mengatur aspek administratif pelayanan tetapi juga mampu menjadi pedoman dalam membangun kemitraan yang lebih terbuka antara TVRI Jawa Barat dengan komunitas, pelaku perfilman, perguruan tinggi, lembaga kebudayaan, hingga sektor ekonomi kreatif.
“TVRI Jawa Barat memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pengembangan ekosistem audiovisual di Jawa Barat. Melalui standar pelayanan yang baik, masyarakat akan memiliki kepastian mengenai mekanisme kerja sama, pemanfaatan fasilitas, penyampaian aspirasi, hingga kesempatan untuk menghadirkan karya-karya lokal di ruang siar publik,” lanjut Irwan.


