“Inisiatif ini membantu membentuk generasi yang lebih terampil dan percaya diri, sekaligus mendukung upaya pemerintah memperkuat sektor kreatif Namibia,” ujarnya.
Sebanyak 16 peserta dari Faculty of Education and Human Sciences UNAM serta para pengrajin binaan COSDEF dari sejumlah wilayah Namibia mengikuti pelatihan yang berlangsung intensif dan praktis.
Pada sesi di Swakopmund, COSDEF Oyetu Project mengapresiasi pelatihan ini dan menyampaikan harapan agar KBRI Windhoek dapat memfasilitasi pelatihan lanjutan tenun untuk memperdalam keterampilan para perajin Namibia.
Project Manager COSDEF, Samuel Sheyanena, juga menyoroti potensi besar batu alam Namibia yang belum dimanfaatkan secara optimal. Ia berharap pelatihan berikutnya dapat mencakup wire-wrapped jewellery agar batu-batu tersebut dapat diolah menjadi produk bernilai tambah bagi pengrajin lokal.