Selanjutnya kelima, pemberian obat cacing: Pencegahan penyakit cacingan pada balita. Keenam, penyuluhan dan konseling: Konsultasi gizi, pola asuh, pemberian ASI eksklusif, MPASI, dan penanganan penyakit ringan seperti diare. Ketujuh, sistem 5 neja: Pelayanan dilakukan melalui 5 meja: pendaftaran, penimbangan/pengukuran, pengisian buku KIA/KMS, penyuluhan, dan pelayanan kesehatan oleh tenaga medis (bidan/perawat). Terakhir, posyandu juga menjadi tempat rujukan bagi anak yang membutuhkan penanganan lebih lanjut ke Puskesmas.
Empat Hal Penting
Kesehatan dan tumbuh kembang anak memiliki peran yang sangat vital dalam pembangunan sumber daya manusia karena empat hal. Pertama, Fondasi Arsitektur Otak di Periode Emas. Pada usia 0 hingga 5 tahun, yang sering disebut sebagai golden age (periode emas), otak anak berkembang dengan kecepatan yang tidak akan pernah terulang lagi seumur hidup. Sekitar 90% perkembangan otak manusia selesai pada usia 5 tahun. Setiap detik, terbentuk jutaan koneksi saraf baru (sinapsis). Koneksi ini dibentuk oleh kombinasi genetik, nutrisi yang tepat, dan stimulasi lingkungan. Jika anak kurang gizi atau kurang stimulasi pada fase ini, perkembangan otaknya akan terhambat secara permanen.


