Keempat, dampak ekonomi dan sosial jangka panjang. Dari perspektif makroekonomi, berinvestasi pada kesehatan anak memiliki return on investment (pengembalian investasi) yang sangat tinggi. Anak-anak yang sehat dan tumbuh dengan baik cenderung memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi dan produktivitas kerja yang lebih baik saat dewasa. Sebaliknya, kualitas tumbuh kembang yang rendah akan membebani sistem kesehatan negara dan menurunkan daya saing bangsa di kancah global.
Dengan demikian, menjaga kesehatan dan memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal bukan hanya tugas individu orang tua, melainkan tanggung jawab kolektif masyarakat. Pemantauan rutin ke Posyandu atau Fasilitas Kesehatan, pemberian nutrisi seimbang, serta lingkungan yang suportif adalah kunci utama melahirkan generasi penerus yang cerdas, sehat, dan berdaya saing tinggi. Dalam hal inilah Fakultas Kedokteran Unisba hadir memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. (Maya Tejasari, Eka Hendryanny, Widayanti, Cice Tresnasari, Umar Islami – Dosen Fakultas Kedokteran Unisba)***


