“Dokter lulusan Unisba wajib membawa keluhuran budi dan akhlak yang kokoh. Ketika dunia luar bergerak secara kompetitif dan transaksional, Anda harus hadir membawa mata air empati, keadilan, dan kasih sayang yang tulus,” tegasnya.
Rektor juga menekankan pentingnya menjadikan nilai 3M Unisba sebagai fondasi utama dalam setiap pengabdian. Sebagai Mujahid, dokter harus menjadi pejuang kemanusiaan yang tangguh, memiliki daya juang tinggi, serta membela hak kesehatan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan.
Sebagai Mujtahid, dokter diharapkan menjadi pemikir medis yang cerdas, ilmiah, dan inovatif. Para lulusan juga didorong untuk terus belajar, melakukan penelitian, serta menguasai perkembangan teknologi digital, seperti Artificial Intelligence dan telemedicine, guna menghadirkan solusi bagi kesehatan masyarakat.
Adapun sebagai Mujaddid, dokter diharapkan mampu menjadi pembaru yang membawa perubahan positif dalam layanan kesehatan. “Jangan sekadar menjadi pengikut arus, tetapi jadilah pelopor dalam reformasi layanan kesehatan yang lebih manusiawi, inklusif, global, namun tetap bersendikan nilai-nilai Islam,” pesannya.


