“Pesan yang disampaikan melalui video dapat ditonton berulang kali dan menjangkau lebih banyak audiens. Karena itu, media digital menjadi sarana yang efektif untuk mengedukasi masyarakat mengenai berbagai isu penting yang dihadapi generasi muda saat ini,” ujar Asnita. Ia mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dari berbagai perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Ketua Pelaksana, Manik Pupunden, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Konseling dan Pengembangan Minat Bakat Mahasiswa Unisba, menjelaskan bahwa tema-tema yang diangkat dalam lomba dipilih karena relevan dengan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
Menurutnya, persoalan kesehatan mental, judi online, kekerasan, korupsi, dan lingkungan merupakan isu yang membutuhkan perhatian bersama dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.


