Ia mengatakan, pada sisi implementasi, konsep produktivitas hijau memerlukan investasi besar termasuk biaya penelitian dan pengembangan desain hijau, pengadaan teknologi dan strategi produksi, pengelolaan limbah industri, serta biaya pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Menurutnya, hal tersebut memang akan menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku industri mengingat produktivitas hijau akan mempengaruhi harga penjualan barang dalam jangka pendek. Namun dalam jangka panjang, konsep produktivitas hijau yang diharapkan dapat menjadi salah satu jawaban dalam mengurangi dampak buruk bagi lingkungan yang pada akhirnya mendorong penghematan biaya dan mencapai tingkat efisiensi dan produktivitas, ucapnya.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi dalam laporannya mengatakan, seminar nasional tersebut diselenggarakan sebagai bentuk diseminasi strategi penerapan konsep produktivitas hijau yang mengintegrasikan produktivitas dan kehidupan lingkungan guna mencapai pembangunan berkelanjutan.