Dengan latar belakang di atas dan dengan adanya pembiayaan Hibah Internal Unit Penelitian dan PKM FK Unisba tim PKM tahun anggaran 2024–2025, bekerjasama dengan pimpinan tokoh masyarakat yang diketuai oleh Ust. Opik Taufik Rohman, M.Ag melakukan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Sosialisasi Kesehatan dan Pencegahan Kegawatan Jantung Kepada Tokoh Masyarakat Kampung Cisaat Desa Pangauban Kecamatan Pacet Kabupataen Bandung”. PkMt ini diketuai oleh Rika Nilapsari, dr., SpPK., M.PdKed beranggotakan Harvi Puspa Wardani, dr., Sp JP; H. Muhammad Iqbal, dr., SpPD., MMRS dan lima orang mahasiswa FK Unisba.
Kegiatan PKM ini diawali pembukaan pada 24 Juni 2025 melalui pertemuan perwakilan tim pengabdi dengan para tokoh masyarakat. Pada kegiatan pembukaan PkM tersebut dijelaskan bahwa gejala yang sering timbul akibat masalah jantung biasanya ditemukan dada tidak enak, sesak napas, bengkak kaki, perasaan berdebar, bahkan sampai pingsan/ rasa akan pingsan. Sedangkan faktor risiko PJK terdiri atas 2 jenis, ada faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi (seperti faktor genetik, usia, jenis kelamin, ras dan postmenopause) dan ada faktor risiko yang dapat dimodifikasi/ dicegah (seperti hipertensi, dislipidemia/ kadar lemak darah yang terganggu, diabetes melitus, merokok, dan obesitas).