Ketua pelaksana kegiatan Dr Diamonalisa (dosen FEB Unisba), menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan respon terhadap kebutuhan masyarakat Cimenyan yang tengah berupaya mengembangkan usaha rumahan menjadi usaha yang lebih profesional.
“UMKM di Cimenyan memiliki potensi besar karena didukung sumber daya alam dan kreativitas warga. Namun, banyak pelaku usaha yang belum memahami strategi bisnis modern dan pentingnya pelayanan prima. Melalui PKM ini, kami berharap mereka dapat naik kelas dan lebih siap bersaing,” ujarnya.
Peserta pelatihan mengaku mendapatkan manfaat besar dari kegiatan ini. Mereka merasa lebih memahami bagaimana menyusun strategi usaha yang terarah, menentukan target pasar, hingga mengelola hubungan yang baik dengan pelanggan.
“Saya baru tahu bahwa menyusun model bisnis itu penting untuk melihat kekuatan dan kelemahan usaha. Materi pelayanan prima juga sangat membantu agar usaha kami lebih dipercaya,” kata salah satu peserta.