Selain itu, Pemkab Bandung berkoordinasi intensif dengan aparat kepolisian yang tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya bangunan, termasuk melalui pengujian material dan pelibatan ahli konstruksi. Untuk menjamin keamanan, area terdampak ditutup sementara hingga proses pemeriksaan dinyatakan selesai dan dinyatakan aman untuk ditinggali atau digunakan kembali.
Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan meminta pihak pengelola, yaitu PT. Bangun Bina Persada (BBP), bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut. “Pengelola wajib bertanggung jawab terhadap seluruh dampak yang ditimbulkan, baik kepada korban maupun para pedagang. Kompensasi harus diberikan selama masa pemulihan karena kios tersebut merupakan sumber penghasilan utama mereka,” tegasnya.