Rektor berharap seluruh program studi dapat mengikuti proses persiapan ini dengan serius. Ia menekankan bahwa kualitas lulusan dan kepercayaan masyarakat terhadap Unisba harus tetap menjadi prioritas dalam penyelenggaraan RPL.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Dr. Asnita Frida B. R. Sebayang, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Unisba untuk menyelenggarakan RPL. Persiapan telah dilakukan sejak awal 2026, dari penguatan pemahaman mengenai RPL bersama LLDIKTI Wilayah IV, penyusunan draf pedoman penyelenggaraan, hingga asesmen awal terhadap minat dan kesiapan program studi.
Saat ini, draf pedoman penyelenggaraan RPL Unisba telah memasuki tahap akhir. Secara teknis, dokumen tersebut juga telah disampaikan melalui sistem SIERRA. Tahap selanjutnya adalah melengkapi dokumen persyaratan dari program studi yang akan membuka program RPL.


