“Kesadaran konsumen saat ini terus berkembang. Produk tidak hanya dituntut halal tetapi juga diproduksi melalui proses yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, UMKM perlu mulai bertransformasi menuju praktik halal hijau,” ujarnya.
Workshop menghadirkan berbagai materi strategis, di antaranya mengenai rantai pasok hijau dalam bisnis kuliner dengan menghadirkan Ketua Program Doktor Manajemen Unisba Prof. Dr. Tasya Aspiranti,SE.,MSi. Penggunaan kemasan ramah lingkungan, hingga praktik baik pengelolaan bisnis halal hijau di Malaysia disampaikan oleh praktisi UMKM, akademisi, dan mitra internasional dari INCEIF University Malaysia.
Salah satu narasumber internasional, Prof. Amir Shaharuddin, Ph.D berbagi pengalaman mengenai implementasi konsep green halal business di Malaysia serta pentingnya kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem bisnis berkelanjutan.