Menariknya, dalam workshop ini menghadirkan wirausahawan muda yang sangat peduli dengan limbah, yaitu pemilik usaha ”Sugar Souvenir” Firdilla Qonita FR., S.Pd., MBA. Dalam kiprahnya selama 10 tahun berhasil mengubah sampah plastik menjadi produk cindera mata yang sangat unik dan menarik serta pasarnya sudah menembus ASIA dan Amerika. Selain sesi pemaparan materi dan diskusi, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik pengelolaan sampah dapur menjadi kompos sebagai bentuk edukasi langsung kepada peserta mengenai pengurangan limbah rumah tangga dari usaha kuliner.
Melalui kegiatan ini, Unisba berharap pelaku UMKM kuliner Kota Bandung dapat mulai mengadopsi praktik bisnis yang lebih berkelanjutan, termasuk penggunaan kemasan ramah lingkungan dan pengelolaan limbah yang lebih baik, tanpa meninggalkan prinsip halal dalam rantai produksinya.
Kegiatan PKM internasional ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Unisba dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat berbasis keberlanjutan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan jejaring akademik internasional.(askur/png)***