Anak adalah amanah dari Sang Maha Menjaga dan yang Maha Melindungi (Al Waliy) dan Menjaga (Al Hafidz). Kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap keluarga, melainkan titipan suci yang kelak dipertanggungjawabkan. Dalam QS 16:78, Allah membekali semua manusia (baik orang tua dan anak-anak) dengan pendengaran, penglihatan, dan hati nurani agar manusia bersyukur melalui ikhtiar nyata menjaga keselamatannya melalui ilmu dan aplikasi keilmuannya. Syukur sejati bukanlah ucapan lisan semata, melainkan tindakan menjaga fisik dan jiwa mereka. QS 17:36 menegaskan bahwa kita dilarang melakukan sesuatu apa pun tanpa ilmu yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan, setiap indra akan dimintai pertanggungjawaban. Maka, mengasuh dengan ilmu adalah bentuk cinta tertinggi kepada Sang Pencipta, memastikan amanah-Nya tumbuh sehat, kuat (ilmu dan fisik), dan optimal sesuai fitrah yang telah Allah tetapkan. Mari kita mendidik buah hati dengan keikhlasan dan berbekal ilmu yang cukup, baik secara spiritual maupun medis praktis sebagaimana yang disampaikan pada kegiatan PKM tersebut.


