“Kami akan mendampingi sampai tuntasnya pendirian program studi ini. Apa yang dicanangkan oleh Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai semoga dapat terealisasi dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, pendirian FK harus memenuhi sejumlah persyaratan penting, antara lain kesiapan rumah sakit pendidikan, pendamping institusi, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana pendukung. Untuk Program Sarjana Kedokteran dibutuhkan minimal 14 dokter, sedangkan Program Profesi Dokter memerlukan 12 dokter. Selain itu, fasilitas, infrastruktur, serta laboratorium pendidikan menjadi aspek krusial yang harus dipenuhi.
Harits menilai Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai menunjukkan kesiapan cukup baik, termasuk ketersediaan lahan dan perencanaan fasilitas. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu dilengkapi, khususnya pemenuhan laboratorium, agar seluruh persyaratan dapat terpenuhi secara optimal.