Lebih lanjut, Atih menegaskan bahwa sebagai institusi pendidikan tinggi Islam, Unisba memiliki visi untuk menjadi universitas Islam terkemuka di Asia pada tahun 2033. Salah satu misi utama yang diusung adalah menjadi pelopor dalam pengembangan industri kesehatan halal. Untuk itu, Unisba telah menyusun rencana induk strategis sebagai panduan dalam pelaksanaan langkah-langkah jangka panjang di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan keterlibatan masyarakat.
“Kami berharap konferensi ini dapat menjadi pemicu lahirnya inspirasi, motivasi, serta kolaborasi lintas disiplin dalam memajukan ekosistem halal dan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada ranah sains, teknologi, dan transformasi sosial,” tambahnya.
Ketua LPPM Unisba, Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa simposium ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Unisba dalam memajukan penelitian multidisiplin serta mendorong keterlibatan masyarakat yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, praktik etis, dan pembangunan berkelanjutan.


