Menurutnya, konferensi ini diikuti oleh 298 peserta dari 28 universitas di Indonesia serta 12 universitas luar negeri yang berasal dari Filipina, Amerika Serikat, Malaysia, Thailand, dan India. Kegiatan ini juga menghadirkan empat pembicara utama lintas negara, yakni Prof. Dr. K.A. Aboobaker (Chairman, MES Standing Committee on Engineering & Architecture Colleges, India), Kimberly Jean B. Surmeon, RPh., MSPH. (ESP Program Head, Holy Child Central Colleges, Inc., Filipina), Prof. Dr. Tasya Asprianti (Ketua Program Doktor Ilmu Manajemen, Unisba), serta Riko Amir, S.T., M.T., M.Sc. (Direktur Anggaran untuk Pengembangan SDM dan Kebudayaan, Kementerian Keuangan RI).
Selain itu, BAIC 2025 juga menyelenggarakan lokakarya khusus bertema “Transcending Borders, Transforming Disciplines: A Workshop for Collaborative Excellence Research among Asia Countries” yang melibatkan delegasi dari Indonesia dan Filipina, yakni Dr. Titik Respati, drg., M.Sc.PH. (Sekretaris LPPM Unisba) dan Josie Yap-Tirador, DBA, Ph.D. (Wakil Presiden Bidang Akademik, Goldenstate College, Filipina). Lokakarya ini berfokus pada pengembangan penelitian unggul multilateral yang melintasi batas negara dan disiplin ilmu.