“Tradisi munggahan bukan hanya soal berkumpul secara fisik tetapi juga wujud kegembiraan dan kesiapan menyambut Ramadan. Rasulullah SAW dan para sahabat pun menyambut Ramadan dengan penuh kerinduan dan persiapan yang matang,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kegembiraan menyambut Ramadan merupakan tanda keimanan yang harus diwujudkan dalam bentuk persiapan mental, fisik, serta peningkatan kualitas ilmu dan ibadah.
Dalam pesannya kepada sivitas akademika, Miftah menegaskan bahwa Unisba merupakan ladang amal bagi seluruh warganya.
“Melalui LPI3M, kita terus berupaya agar nilai-nilai Islam tidak hanya menjadi pajangan tetapi menjadi napas dalam setiap aktivitas di kampus,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat integritas dan karakter.
“Suasana religius yang dibangun melalui kajian, tarawih, zakat, dan santunan harus mampu meninggalkan atsar yang baik dalam karakter kita semua,” tambahnya.


