Kegiatan PKM ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Adat Kampung Kuta Sanmarno, Kepala Desa Karangpaningal Ngudiarto, serta Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Dian Kusdiana, S.IP., M.M. Seluruh masyarakat Kampung Adat Kuta pun terlibat aktif dalam diskusi, workshop, hingga simulasi lapangan.
Ketua tim PKM, Ivan, menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kelembagaan lokal dalam mengelola sumber daya vital, khususnya air bersih, sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar lebih siap menghadapi risiko kebakaran.
“Dengan adanya kelembagaan pengelola air bersih dan relawan siaga api, kami berharap masyarakat Kampung Adat Kuta semakin mandiri dan tangguh dalam menjaga keberlanjutan lingkungan serta keselamatan warganya,” ujarnya.
Tokoh adat Sanmarno dan Kepala Desa Ngudiarto turut mengapresiasi kegiatan ini. Mereka menilai program PKM Unisba mampu memberikan manfaat nyata bagi warga sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Dukungan serupa juga datang dari Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis yang menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya pelestarian kearifan lokal serta pemberdayaan masyarakat.(askur/png)


